Istana Negara, baru2 ini dibuka untuk umum khusus di hari Sabtu dan Minggu (tambahan info dari
mba Ari : sudah ada sejak sekitar pertengahan tahun lalu)..
Pendaftaran dimulai dari pukul 9.00 hingga 15.00 WIB. GRATIS !
Nah, karena ada kesempatan tersebut, maka milist Sekolah Rumah sepakat Sabtu, tanggal 28 Maret 2009 all anggota milist Sekolah Rumah goes to Istana Negara.
Koordinasi persiapan sederhana dilakukan secara online baik via YM maupun E-mail.
Mba Ines sebagai penggagas acara, sehingga akhirnya relawan2 bergerak ^_^
Mba Evie sebagai koordinator pendaftaran, dan terrrnyata peminatnya cukup banyak !
Mba Ary yang prepare koordinator pendataan peserta, supaya lebih jelas sudah ada berapa jumlah sebenarnya anak2 yang homeschool/afterschool serta berdomisili di mana saja. Ternyata di Ciledug dan Serpong (BDS) ada beberapa keluarga yang sudah sepakat anaknya homeschool/afterschool ya ? Wow ...
Ada yang berinistiatif membuat bendera milist Sekolah Rumah.
Bun2 yg seperti biasa hobi manfaatkan barang2 bekas ikutan bantu2 bikin name tag sederhana supaya anak2 saling kenal ;)
Ada juga yang punya ide bawa ragi untuk praktek bikin tempe (tapi prakteknya di rumah masing2 ^_*), mba Tika terima kasih banyak ya raginya !. Bun2 mau cari kedelainya dulu niy ^_^ Doakan semoga berhasil bikin tempe ya !
Intermezzo *** di sela2 mempersiapkan acara tersebut, bun2 deg2 ser, seperti biasa, begitu tanggal kopdar tiba eh yang antar ga ada, jadi batal !! Alhamdulillaah kali ini ayah bisa antar Alma dan bun2, lega ** Sudah lega insya Allah bisa datang ke acara tersebut, namun ternyata rumah ortu hari Jum'at 27 Maret 2009 terkena imbas Tanggul Situ Gintung yang jebol (innalillaahi wa innalillaihi roji'uun). Bingung ? Jelas !! Namun karena Sabtu pagi juga belum bisa masuk ke rumah ortu secara masih dikunjungi banjir, maka bun2 memutuskan Sabtu pagi tetap ke kopdar dan siangnya ke rumah ortu. ***
Kondisi di Sekretariat Negara, Sabtu pagi 28 Maret 2009.
Mba Alzena dan Mba Tika yang siap dari pagi sudah tiba di Sekretariat Istana Negara.
Rekan dari Ambon (cmiiw) pun sudah tiba dari pagi, mereka bersama dengan tim Easy Readers.
Dyahe anak mba Ines sudah sibuk mengibar2kan bendera milist Sekolah Rumah.
Bun2 dan mba Tika sibuk bergerilya mencari anak2 milist Sekolah Rumah untuk dipakaikan name tag.
Oia prosesi pendaftaran di Sekretariat Negara untuk masuk ke Istana Negara sbb :
1. Mendaftarkan diri ke Tenda Pendaftaran. Di sana ada petugas yang mendata siapa koordinator dan berapa jumlah orang dewasa dan anak2. Koordinator akan mendapatkan 2 lembar kertas kecil yang berisikan : Nomor Urut, Nama Koordinator, Jumlah orang Dewasa dan Anak2, jumlah KTP. Nah KTP wajib dibawa ya !
2. Dua lembar kertas kecil dibawa ke meja pendaftaran selanjutnya yang ada di pinggir luar Toko Cenderamata (tidak jauh dari tenda pendaftaran). Satu lembar diberikan kepada petugas dan satu lembar diberikan kepada koordinator untuk dipegang sebagai nomor urut. KTP koordinator diserahkan untuk ditukar Kartu Tanda Pengenal Pengunjung Istana Negara.
3. Tunggu hingga dipanggil oleh petugas untuk naik bis dari sekretariat ke Istana negara.
Tiga point prosesi tersebut di atas nampaknya mudah ya :)
Namun, tidak untuk di lapangan ^_*
Suasana nampak riweh dan ribet dengan banyaknya jumlah peserta baik dari milist sekolah rumah maupun dari rombongan Bapak2/Ibu2 dari Dinas Pendidikan Surabaya juga banyaaaak sekali rombongan dari TK, SD, SMP dan SMA ! Wow bayangkan saja keribetannya :D
Beberapa tips untuk berkunjung ke Istana Negara :
1. Pada saat pendaftaran, cukup 1 orang saja sebagai koordinator peserta. Dan usahakan peserta sudah berjumlah 200 orang. Agar didahulukan untuk masuk bis. Karena, sepengamatan bun2, .... pelayanannya bukan lah First Come First Serve, namun berdasarkan jumlah peserta ! Juga harus pintar2 bernegosiasi lunak dengan petugas di sekretariat negara. Rayu2 dikit mba Rahma yang pakai jilbab di sana ^_*
Mengapa jadinya rayu2 ?? Karena lho lho yang dapat urutan nomor setelah bun2 sudah dipanggil duluan .. wadawwwwww ada kali 3 jam kita nunggu di sana hu hu hu
2. Bawalah tikar, makanan, minuman dan cemilan2 dll dsb. Bermanfaat sekali logh sambil nunggu panggilan masuk bis nah piknik2 dulu di pinggir pelataran parkir ^_*
3. Bawa Topi golf eh Topi yang lebar ujungnya gitu. Wah bermanfaat banget tuh kalo dapat giliran ke istana negara siang bolong macam Milist Sekolah Rumah ^_^
4. Dandan yang cantik dan ganteng, kalau bisa pakai baju batik. Jadi saat difoto di tangga istana negara nampak ciamik deeeeh ^_^
5. Dilarang membawa HP, Kamera, Makanan dan Minuman ke dalam istana negara. Maka, simpan saja barang2 tsb di dalam kendaraan atau bisa dititipkan kepada petugas baik di sekretariat maupun petugas penyambut di istana negara.
6. PENTING ! Wajib menggunakan pakaian non kaos dan wajib pakai sepatu. Kalau tetap nekat ya tanggung sendiri akibatnya ... dilarang masuk non ! :D
oce 6 point adalah tips dari bun2 yaaah.
Lanjut perjalanan apa saja yang bakal kita alami di sana ?? Sbb :
1. Naik bis dari sekretariat ke ruang tunggu istana negara. Yang tertib ya, kalau bisa anak2 didahulukan duduk yang dewasa diri ajah .. kan udah biasa berdiri kalo naik bis ;D tapi bun2 beruntung, dikasih tempat duduk euy :D
2. Di ruang tunggu, peserta dengan tertib duduk. Bangkunya ada banyak dan ruangannya sejukkk. Alma sampai sempat bobo ! :D Nah, di ruangan tersebut peserta akan menonton tayangan apa2 saja yang akan kita kunjungi di Istana Negara. Ingat duduk yang tertib agar memudahkan petugas yah ^_^ Isi dulu bangku sisi kiri, jika sudah penuh kemudian sisi tengah kalau sudah penuh juga ..., ya isilah bangku sisi kanan namun itu berarti kita giliran terakhir untuk naik bis selanjutnya menuju istana negara ^_* Namun tenang saja, ruangannya nyamaaan sekali beda dengan saat peserta menunggu panggilan di sekretariat negara. Oia tersedia juga toilet namun bun2 ga sempat tengok kondisi toiletnya gimana ya.
3. Selesai tayangan, rombongan peserta naik bis lagi dan berpanas2an lagi.
4. Berpanas2an mengelilingi sisi luar Istana Negara dan Istana Merdeka dengan dipandu oleh 1 orang guide yang membawa toa.
5. Panas namun sejuk, karena banyak pohon rindang di sana.
6. Panas2 foto2 dulu di tangga istana. Peserta bisa minta foto per-rombongan apabila rombongan peserta tercampur dengan rombongan lainnya. Petugas2 sungguh kooperatif dan ramah (beda dengan di sekretariat negara deh, ada 1 orang aduh ampun gualaknya rek ! Tapi mba Rahmanya mah baik kog). Ojolali, minta kartu foto warna pink (biasanya bernomor J-1 atau J-4) ke photographer ya !
7. Masuk ke istana negara, wah ini dia nih yg biasanya cuma bisa dilihat di tipi ! Sejuk dan bagus. Ada ruang tunggu khusus duta besar, khusus mentri, ruang jepara, kamar2, cermin besar udah ada dari jaman Belanda masih betah di Indonesia, gading dari Thailand, guci2, dll dsb. Ingat jangan dipegang2 yaaaa plus tidak menginjak karpet merah yang memang sudah ada pagar pembatas macam pagar antrian di bank-bank.
8. Sudah selesai mengubek2 istana negara yang suejukkk .. maka .. siap2 berpanas2an lagi ya ! Peserta oleh guide akan diajak ke taman istana melihat2 beraneka macam tanaman yang ada 80-an jenis logh ! Ada gazebo yang jaman Belanda masih betah di Indonesia digunakan untuk pesta dansa or acara musik2 .. nah .. di jaman BUNG KARNO ... gazebo tsb digunakan untuk pendidikan HOMESCHOOL anak2nya ^_* itu info dari sang guide :)
9. Selesai lihat tanaman2, gazebo dari sisi luar, patung dari kayu yang sudah puluhan tahun kena hujan-panas-angin bebas lumut walau tidak pernah dibersihkan dan bahkan malah semakin membatu .... maka ... peserta diajak melihat2 lorong yang banyak foto2 kegiatan apa2 saja di Istana Negara maupun presiden dan ibu presiden, menteri2, dll, dsb. Oia ada juga foto Paskibraka yang dilantik di Istana Negara.
10. Selesai ... haus ?? Pastinya ! Tenang, tersedia air mineral gratis. Lega, senang dan puas ! Dan naik bis lagi deh menuju tempat SekNeg.
11. Ambil foto deh di tenda pengambilan foto. Ada sisi kanan sekneg. Bayar Rp 10 ribu per-lembar. Tapi hanya boleh ambil 1 lembar euy.
Pulang deeeeh ^_^
Puas !
Terima kasih milist Sekolah Rumah.
Alma senang sekali logh, lari2an penuh semangat saat mengikuti rombongan jalan2 mengunjungi Istana Negara.
Foto di tangga istana negara belum di-scan ya ^_^