Ada apa ya ?

Kenapa Office Button di Office 2007 : locked / unable ??

 

ada yang tahu ? :)


Blog EntryPuzzle IsengMay 19, '08 5:03 AM
for everyone

iseng nih menjelang tengtong bubaran kuli :)

No. Pesan Jawaban
0 24 J dalam satu H 24 jam dalam satu hari
1 12 B dalam satu L 12 buah dalam satu lusin
2 7 H dalam satu M  
3 1000 J dalam satu M  
4 6 O dalam satu T B V  
5 3 G pada S  
6 365 H dalam satu T  
7 2 B dalam satu P  
8 4 J pada satu P  
9 5 J dalam satu T  
10 3600 D dalam satu J  
11 1 O berarti S  
12 7 K di D  
13 4 O dalam sebuah K B  
14 64 K pada P C  
15 12 A pada J A  
16 1440 M dalam satu H  
17 4 G pada J G  
18 5 P di P J  
19 32 R di J D  
20 48 C dalam satu D A M  
21 2 R pada M  
22 500 K dalam satu R  
23 2 M S yang K dan K  
24 9 P dan 1 A pada W  
25 3 W dalam C A  
26 2 L pada sebuah B  
27 2 K pada A  
28 11 O pada sebuah T S B  
29 2 W dan 1 P dalam C S  
30 20 B dalam satu K  
31 4 S 5 S  
32 2 W pada B I  
33 1 W dan 2 P dalam P  

Ada yang mau coba tantangan ini ?

atau ...

Ada yang pernah coba ?

:)


Blog Entry[tips printer] : setting ip address printerMay 16, '08 8:08 AM
for everyone

secara ada request dari rekan FLS (First Level Support) how to "Setting IP Address Printer" untuk membantu kebutuhan pelapor di Kantor Mdn by phone (ya iyalah, belom ada remote printer je, ada juga remote PC :D), jadilah bun2 sibuk googling .. udah berrrbagai macam key word dikombinasikan .. tetep ga ketemu tuh tips yg diperlukan

bun2 akhirnya melirik ke arah printer yang tepat ada di samping kiri bun2, hmm bikin tips sendiri aja kali' ya. secara garis besar setting printer toh tetap sama untuk setting IP Address Printer tentu perlu menu Network.

okeh, dimulai tak tik tuk tak tik tuk .. jadinya demikian : (siapa tahu ada yg lagi perlu juga kan lumayan gituuuuu).

Setting IP Address Printer :

1.    Mohon menginformasikan, ada tombol apa saja yang tersedia pada printer tsb?

2.    Tombol yang biasanya digunakan pada printer adalah, sbb :

  • Tombol Menu
  • Tombol SET dan EJECT (jadi satu tombol)
  • Tombol tanda panah (ada pilihan tanda panah ke  kanan, ke kiri, ke atas dan ke bawah.
  • Tombol CANCEL dan BACK (jadi satu tombol).

3.    Apabila ada pilihan tombol : MENU, maka tekan tombol MENU tersebut.

4.    Perhatikan, ada pilihan apa saja setelah tekan tombol MENU. Cara menampilkan pilihan menu apa saja yang tersedia pada printer, adalah dengan cara tekan tombol TANDA PANAH KE BAWAH ATAU KE ATAS. Apakah ada pilihan NETWORK ?

5.    Apabila ada pilihan menu : NETWORK, maka pilihlah menu NETWORK tersebut, dengan cara tekan tombol SET/EJECT.

6.    Perhatikan, ada pilihan apa saja setelah memilih menu NETWORK.

7.    Apabila ada pilihan TCP/IP, maka pilihlah menu TCP/IP tersebut, dengan cara tekan tombol SET/EJECT.

8.    Perhatikan, ada pilihan apa saja setelah memilih menu TCP/IP.

9.    Apabila ada pilihan IP Address Setup, maka pilihlah menu IP Address Setup tersebut, dengan cara tekan tombol SET/EJECT.

10.   Perhatikan, ada pilihan apa saja setelah memilih menu pilihan IP Address Setup.

11.   Apabila ada pilihan PANEL dan DHCP, maka pilihlah PANEL, dengan cara tekan tombol SET/EJECT.  Menu PANEL dipilih karena setting IP Address printer secara manual dan agar IP Address Printer tetap default seperti yang akan kita settingkan. Apabila menu DHCP yang dipilih, maka IP Address Printer akan mengalami perubahan sehingga dapat menyulitkan PC lainnya untuk melakukan cetak.

12.   Setelah memilih SET menu IP Address Setup menjadi PANEL dan sudah tekan tombol SET, maka tekan tombol BACK (agar bisa kembali ke menu TCP/IP)

13.   Perhatikan, ada pilihan apa saja setelah memilih menu TCP/IP.

14.   Apabila ada pilihan IP Address, maka pilihlah menu IP Address tersebut, dengan cara tekan tombol SET/EJECT.

15.   Pada menu inilah, IP Address Printer di-setting. Misalnya IP Printer yang hendak kita gunakan adalah 10.204.6.11. Maka  cara untuk Setting IP Address Printer adalah dengan cara tekan tombol tanda panah ke ATAS atau ke BAWAh untuk kolom pertama (010), kemudian tekan tombol tanda panah ke KANAN untuk pindah ke kolom kedua (204), dst.

16.   Setelah IP Address Printer dilengkapi, maka tekan tombol SET.

Demikian step by step secara garis besar untuk Setting IP Address Printer.

Silahkan mencobanya J

/da.15Mei2008.


Blog EntryPetisi Online : HENTIKAN PEMBLOKIRAN MULTIPLY Apr 9, '08 2:19 AM
for everyone
Petisi Online : HENTIKAN PEMBLOKIRAN MULTIPLY sila menuju ke http://www.petitiononline.com/jkt9408/petition.html

Blog Entry123Apr 9, '08 12:04 AM
for everyone
coba posting .. bisa kah ? :O

Calon Asisten (PRT/BS), apa saja serba-serbinya ?

Asisten, entah itu PRT (Pembantu Rumah Tangga) atau BS (Baby Sitter), sebelum mereka memasuki kehidupan keluarga, tentunya perlu ada berbagai macam pertanyaan tertuju pada asisten. Hanya saja, mungkin ada yang terlupakan hal-hal yang perlu ditanya.

Nah, apa saja yang perlu ditanyakan kepada calon asisten (PRT/BS) ?

1. Identitas pribadi, seperti :

   - Data KTP : Nama dan daerah asal (masukan dari Mr. Tian), Alamat Rumah, Status Pernikahan.
   - Jumlah dan usia anak.

 

2. Kesehatan diri, misalnya apakah pernah ada riwayat sakit.

3. Pengalaman kerja, seperti :
   - Pernah bekerja di mana, misalnya pernah kerja di orang Asing.
   - Pegang apa saja, misalnya segala pekerjaan rumah tangga dan mengasuh anak.
   - Pekerjaan rumah tangga apa saja, misalnya mulai dari mencuci baju/peralatan makan/dot bayi-setrika-masak-sapu/pel lantai.
   - Mengasuh anak, mulai dari memandikan, memakaikan baju, menyuapkan makanan, menemani anak bermain.
   - Bisa menggunakan kompor gas, oven, mesin cuci, blender, security stop kontak.

4. Kegiatan sehari-hari, seperti :
   - Beribadah, misalnya rajin melaksanakan ibadah sesuai dengan keyakinan.
   - Ada keahlian khusus, misalnya menjahit baju.

Di luar berbagai macam pertanyaan, ada hal-hal yang perlu diinformasikan kepada calon asisten, yaitu sbb :

1. Rutinitas kehidupan keluarga, dimulai dari pagi hari hingga malam hari.
2. Posisi dan kegunaan berbagai macam perangkat pekerjaan rumah tangga, misalnya letak bumbu dapur-rak piring-sapu-kain pel, vacuum cleaner, kompor gas, mesin cuci, penggilasan, dll.
3.

Untuk mempermudah calon asisten, ada baiknya sebagai empunya rumah membuat catatan secara tertulis. Catatan apa saja ?

1. Jadwal kegiatan anak, mulai mandi-sarapan-minum susu-tidur-bermain, dsb.
2. Takaran susu formula anak.
3. Menu makanan, agar tidak bingung dan ada pertanyaan,"Masak apa hari ini?"
4. Belanja rutin tiap hari, misalnya hari Senin belanja sayur, air isi ulang, telur, dll

Apabila calon asisten dari suatu yayasan, maka sbb : --> masukan dari mba Rinrin.

Data awal yang ada di yayasan.
Ujicoba dengan didampingi di awal sekitar 2 minggu.
Apabila satu dua hari ada yg kurang berkenan maka langsung minta ganti asisten ke yayasan.
Lebih suka pilih yg belum pengalaman.

Saat pemilihan asisten di yayasan, yang diperhatikan adalah :
- Fisik (kesehatan dll),
- Nilainya (penting karena asisten juga untuk mengajari anak),
- Tujuan dia bekerja.

Ada baiknya hari pertama/kedua, lakukan test kejujuran. Untuk kebaikan bersama, hari pertama periksa semua yang dia bawa, karena hal ini menunjukan juga sifat orang tsb, misalnya membawa perlengkapan sholat tidak, al-Quran, kemudian ada foto-foto aneh tidak, misalnya dia punya pacar apa tidak (jika masih single), kadang ada yg bawa diary..

Mungkin ada lagi yang mau menambahkannya ? ^_^

** Akan bun2 rangkum sebagai sebuah artikel **

Terima kasih :)


Blog EntryStep by Step bikin risolMar 5, '08 12:31 AM
for everyone

sebenarnya, resep ini mau ditaruh di recipe tapiii bun2 lupse cara naruh foto banyak di recipe.

yo uwislah, taruh di blog aja deeeh ..

Bahan kulit risol :

175 Gram Tepung Terigu

Susu bubuk 50 Gram

500 ml air

Telur 2 butir dikocok pakai garpu, untuk adonan

Dua sendok makan mentega dicairkan

Mentega untuk olesan secukupnya

Tepung Roti dan tepung terigu secukupnya untuk lapisan risol

Telur 1 butir dikocok pakai garpu, untuk lapisan risol

Cara Membuat :

1. Aduk tepung terigu, susu, telur dan air hingga tercampur halus (pakai tangan juga bisa),

kemudian apabila sudah tercampur halus maka cemplungkan telur yang telah dikocok, aduk lagi hingga rata.

** Kalau adonan belum halus, coba disaring ya pakai saringan santan.

2. Oleskan mentega pada pan ceper (bun2 pakai yg diameter 15 - 20 cm) seperti ini , kemudian tuangkan 1 sendok sayur adonan, dan digoyang2kan pan ceper tersebut hingga adonan rata (ojo tebal2 dan ojo tipis2), proses ini untuk membuat dadar kulit risol.

 

3. Tunggu kira-kira 2 menit dengan api sedang, tandanya dadar kulit risol agak meletup-letup, nah saat itu pan ceper diangkat dan digoyang2 kemudian letakkan dadar kulit risol ke atas piring bulat, seperti ini jadinya

 

 

4. Buat terus dadar kulit risol hingga adonan habis (menurut resep di atas, sumber dari tabloid KOKI, bisa untuk 28 lembar, tapi bun2 kemarin bikin mungkin karena ketebelan jadi cuma bisa sampai 11 dadar kulit risol :D).

5. Karena Sabtu lalu pas bikin risol ga ada persiapan untuk isinya, maka bun2 hanya mengoleskan selai keju ke atas kulit risol, gambarnya seperti di nomor 3.

6. Setelah di-oles selai keju dan dilipat kemudian digulung seperti ini

 

 

 

 

 

 

7. Kemudian risol yang baru setengah jadi ini digulingkan ke atas tepung terigu hingga rata, setelahnya digulingkan ke dalam kocokan telur hingga rata, dan akhirnya mendarat ke tepung roti dan gulingkan kembali hingga rata. Seperti ini,

 

 

 

 

8. Gorenglah risol2 yang telah sukses digulingkan secara rata dengan urutan tepung terigu - kocokan telur - tepung roti, ke dalam minyak goreng yang sudah dalam kondisi panas.

jadinya seperti ini :

(sayang udah habis .. buat bekal nonton aac .. e e e ternyata keabisan tiket :D)


Blog EntryReview Ayat-ayat Cinta .Mar 3, '08 5:33 AM
for everyone

** ditulis untuk melunasi janji kepada Tante Eva @Dubai ^_^

Kesan pertama sebelum menonton film ini :

-          Di Pim 1, 21 full ! Menuju loketnya sudah panjang antrian tampak dari kejauhan, ketika mendekati loket .. terpampang : “AAC HABIS” .. padahal ayah,bunda dan alma datang sekitar pukul 13.00-an. Yah batal deh acara nontonnya (tersedia yang pukul 18-an, lha maghribnya kepiye sooonn !!).

-          Di Bintaro Plaza, 21 full lagiii .. :O dan didekat loketnya pun tertulis “Studio 2 & 3 HABIS” … tweeeewww .. yo opooo tooo .. padahal sudah datang lebih pagian. Yo uwis, ambil yang pukul 16.40 WIB (masih dapat Asar dan Maghrib).

-          Baru kali ini, penampakan teman2 yang menggunakan jilbab memenuhi bioskop (sukses nih pengarang buku dan sutradaranya !!) .. banyaaaaaknya sampai bun2 bengong :O

-          Ada teman bun2 (halo nyonya Rambo), yang paling males diajak ke bioskop akhirnya turun gunung juga .. nonton juga dia ! (Ini pelem bertanda emang bangus banget ya !)

Setelah wara-wiri di dalam binplaz, sampai yang 10 menit menuju pelem bakal diputar, eh Alma pup .. hooo melesatlah bun2 ke toilet perempuan (hehe Alma pinter deh kamu, pupnya kog ya bisa pas bener ya :D).

Oke2, tadi intermezzo sebelum review AAC ^_^

Sekarang, Review Ayat-ayat Cinta dari kacamata yang belum baca bukunya (jadi mohon maaf, rada lupa urutannya dan juga karena kesibukan bun2 menjaga Alma yang ga betah berlama2 di dalam bioskop) ^_^

Adegan awal hingga saat Maria mengirimkan sebotol jus jeruk kepada Fachri, menurut info dari ayah yang sudah membaca bukunya,”Nah, yang sebelum ini, ga ada di bukunya Bun”. Jadi dari awal adegan hingga jus jeruk .. ayah selalu bilang,”Yang ini ga ada bun di bukunya”.

Adegan awal, .. Fachri nampak kebingungan dan berteriak,”Maria .. maria”,

Maria bertanya,”Ada apa Fachri ? Kamu perlu kamus ?”

Fachri pun menjawab,”Saya butuh kamu ke tempat saya”.

Maria dan Fachri pun bergegas ke Flat Fachri yang begitu nampak sederhanaaa sekali (dindingnya terlihat kusam). Ada apa sih ? (bun2 penasaran).

Tampil adegan lucu di flat Fachri, yaitu saat teman2 Fachri yang kaget akan kehadiran Maria, bahkan ada yang hanya menggunakan handuk ! :O

Ternyata tampil error pada sistem komputer Fachri, yang menurut Maria komputer tersebut terkena serangan virus karena belum update antivirusnya sehingga file-file dalam harddisk hilang tidak dapat diselamatkan !!

Panik dan bingung nampak dari wajah Fachri, secara file2 tersebut diperlukan untuk tesisnya yang jadwalnya adalah 3 hari lagi.

Maria memberikan ketenangan,”Fachri, kamu kan tidak sendiri”.

Akhirnya, beramai-ramailah saling bahu-membahu membantu Fachri membuat ulang tesisnya.

Kemudian, adegan pun pindah ke lokasi Al Azhar, tempat Fachri dkk menimba ilmu.

Ada seorang wanita berjilbab melewati papan pengumuman, namun setelah melewatinya kemudian langkah kakinya kembali lagi, (ada apa ya ?), ternyata terpasang foto Fachri dkk, diam2 diambil olehnya foto tersebut dan disimpan ke dalam buku. Foto tersebut akhirnya digunting dan ditempel di buku diary. Siapa perempuan itu ? Nurul namanya. Seorang perempuan yang ternyata menaruh hati kepada Fachri, dan ditulislah Fachri sebagai,”Lelaki Tersayang.” (wuiiiih puitis bennneeeerr !!!).

(sori bun2 lupse adegan selanjutnya ada apa ya, karena pas Alma sibuk minta su-ul).

Lanjut ..

Lokasi kembali lagi ke Flat Fachri, nampak Fachri bersukacita karena ada kabar dari Nurul bahwa jadwal ujian tesis dapat diundur hingga minggu depan, sehinggaaaa proses buat ulang tesis dapat lebih longgar.

Maria pun bertanya,”Siapa itu Nurul?”

Fachri pun menjawab,”Nurul? Ohh, dia itu teman yang biasa membantu kami di kampus.”

(aduh bun2 kog lupse lagi ya ada adegan apa lagi ..)

Lanjut ..

Terdengar suara,”PLAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAKKK !!!!”

(Lho ada adegan keras juga ternyata :O)

Terlihat lelaki tinggi, berkulit gelap, berkumis tebal sedang memukul seorang perempuan, yang bernama Noura.

Noura menangis tersedu-sedu karena setelah disiksa kemudian ditinggalkan begitu saja oleh lelaki tersebut di luar, sehingga membuat Fachri yang melihat penyiksaan tersebut menjadi tidak tahan, kemudian ..

“Maria, kamu dengar itu ?”

Maria,”Ya Fachri”,

Fachri,”Tolong bantu Maria, kamu tahu saya tidak tahan melihat perempuan menangis”,

Maria,”Tapi aku takut Fachri. Kamu tahu kan bagaimana Bahrun”,

Fachri,”Tolong Maria”.

(Sesudahnya, Ayah berkomentar,”Kalau yang dibuku bukan telpon2an pakai HP bun, tapi sms2an).

Kemudian Maria akhirnya memberanikan diri keluar dari Flat dan mengendap-ngendap keluar untuk membantu Noura yang sedang menderita di luar sana.

Noura pun akhirnya subuh itu diselamatkan oleh Maria dan Fachri, kemudian mereka bertiga menuju ke tempat Nurul meminta bantuan agar Noura sementara berada di rumah Nurul.

Nurul sempat menolaknya, namun karena Fachri meminta dengan sangat .. akhirnya Nurul pun menyanggupinya.

Noura sempat menceritakan mengapa Bahrun begitu tega menyiksanya, karena Noura bukanlah anak kandung Bahrun. Semasa bayi, ada yang menukarnya dengan bayi lainnya.

Fachri berkata,”Saya akan menghubungi seorang teman di intelejen, agar dapat menemukan siapa orangtua kandung Noura sebenarnya”.

Singkat cerita, bertemulah Noura dengan orangtua kandungnya dan juga anak dari Bahrun (mirip memang dengan Bahrun).

Ada adegan saat Noura memberikan sepucuk surat cinta kepada Fachri, di dalamnya ada puisi dari Noura untuk Fachri,”Aku ingin menjadi yang halal bagimu, yang bisa kau kecup keningnya .. dst dst” (walaaah romantis pisan pokoknya).

(Ayah berkomentar,”Bun, kalau yang di buku, ga secepat ini ketemunya).

(aduuuh ada adegan apa lagi yaaa .. seingatnya bun2 aja yaa).

Lokasi pindah ke pinggiran sungai Nil, nampak Maria dan Fachri sedang berbincang berdua.

Fachri,”Yang kucintai dari Mesir adalah Sungai Nil dan Al Azhar. Apabila tidak ada sungai Nil maka tidak akan ada Al Azhar.”

Maria,”Tidak ada sungai Nil maka tidak ada peradaban Mesir”.

(bun2 lupse yg bilang jodoh antara Sungai Nil dan Mesir siapa ya, ada yang mengucapkan kira2 begini ..)

“Sungai Nil dan Mesir sudah jodohnya”.

Nampak dalam perbincangan tersebut bahwa Maria sungguh memuja sosok Fachri, namun Fachri tidak menyadarinya. Gemes banget liatnya !

Adegan pindah lagi ke dalam gerbong Kereta Api, terdengar perbincangan Fachri dengan salah seorang rekannya .. Kemudian nampak dua orang perempuan bule yang diketahui setelahnya adalah warga negara Amerika, perempuan yang satu nampak sudah lemaaaassss .. tidak tahan akan panasnya Mesir.

Nampak, seorang perempuan bercadar (cantiiiik banget matanya), mempersilahkan amrik tersebut untuk duduk di tempatnya (karena di gerbong itu .. weleeeh sudah nampak panasnya, kusam dan full tempat duduknya, ga ada yang mau kasih tempat duduk !).

Eee, ada satu laki2 yang nampak geram melihat perempuan cantik tersebut memberikan tempat duduk kepada amrik. Dia bilang,”Hai mengapa kamu memberikan tempat dudukmu kepada teroris itu ?!?!?”

(bun2 rada bingung melihatnya, itu laki2 pegang tasbeh tapi mengapa picik gitu sih pikirannya).

Sempat panas suasana di dalam gerbong tersebut. Fachri sempat terkena tonjokan dari laki2 tsb.

“Hai, kamu telah menyakiti Rosululloh dengan sikap kasarmu itu.” Sepotong kalimat yang bun2 agak ingat dari perkataan Fachri.

Kalimat per kalimat yang meluncur dari mulut Fachri membuat perempuan cantik tsb terpana.

Karena apa yang diutarakan oleh Fachri nampak memang Islam melindungi setiap mahluk Allah khususnya kaum perempuan, tidak memandang siapa pun itu.

Di situlah awal perkenalan antara Fachri dan Aisha .. nama perempuan cantik tersebut, yang ternyata warga negara Jerman dan mempunya paman yang satu Talaqi dengan Fachri.

Akhirnya, perempuan amrik tsb ternyata seorang wartawan yang sedang meliput mengenai Islam, dan Fachri pun menjadi salah satu narasumber penulisannya. Memandang kagum amrik tsb kepada Fachri.

Adegan selanjutnya mungkin bun2 agak kurang urut reviewnya ya ^_^

Ada adegan Nurul yang minta pada pakdenya agar bicara kepada Fachri mengenai perasaannya, tapi oleh sang pakde nanti saja dan akan dibicarakan akhir bulan (cmiiw).

Ada adegan Maria pergi mengunjungi sang nenek bersama ibu, di luar Mesir (cmiiw).

Ada adegan Fachri beberapa kali mendatangi seseorang yang dianggap sebagai guru, dengan menyerahkan surat2 cinta dari Nurul dan Noura. Akhirnya oleh sang guru, agar Fachri diberikan ketenangan lahir batin selain untuk menyempurnakan agama, maka Fachri pun dikenalkan kepada seseorang yang istilah bahasa Arabnya adalah Ta’aruf.

Fachri sempat bimbang, dan minta masukan dari sahabatnya, apa yang dikatakan oleh sahabatnya ?

“Ta’aruf adalah tahap pertemuan dua pihak keluarga untuk berkenalan, kalau cocok yaaa diteruskan ke pernikahan kalau tidak pun .. (duh bun2 lupse dia bilang apa tepatnya, tapi kurang lebihnya ya kalau tidak berarti tetap bersilahturahmi)”.

Akhirnya Fachri pun menyanggupi proses Ta’aruf .. dan bertemulah Fachri dengan perempuan yang dikenalkan oleh sang guru.

Fachri berkata,”Saya hanya seorang anak dari orangtua penjual tape dan saya belum punya pekerjaan tetap”

Oleh sang guru,”Menikah itu akan dimudahkan”. (kurang lebihnya begitu ya adegannya).

Nah …..

Siapakah perempuan tersebut .. yang dijodohkan dengan Fachri ???

Dialah perempuan cantik yang Fachri pertama kali berkenalan di dalam gerbong kereta api nan panas .. Aisha … ya Aishalah perempuan itu ..

Dibukalah cadar Aisha .. untuk diperlihatkan kepada Fachri .. sang calon suami.

Fachri memandang Aisha hanya sanggup memandangnya tanpa berkata sesuatu apapun.

Akhirnya orangtua pun dihubungi dan berterimakasihlah Fachri kepada sahabatnya.

Kemudian berlangsunglah dengan meriah pernikahan antara Fachri dan Aisha ..

Dengan di lain tempat, tampak Nurul tersiksssssaaaa sekali ..

Dan di tempat lain .. nampak .. Maria gundah gulana menatap bulan .. hendak menghubungi Fachri namun tak bisa ..

(walaaah pusing bangeeetttt).

Fachri dan Aisha pun tinggal di Flat Aisha yang mewah (wah beda banget sama Flatnya Fachri), kemana2 naik mobil, sampai saja komputer Fachri yang nampak sudah kusam dan suka ngambek .. digantikan notebook oleh Aisha ..

Nampak Fachri keberatan, karena pc kusam tsb adalah hasil tabungan Fachri dan banyak kenangan dia dengan Maria (O’oooow .. Fachri .. tetttooottt .. ojo menyebutkan kenangan nama perempuan lain di depan istrimuuu).

Aduh bersambung dulu ya .. :D

 gambar diambil secara semena2 dari sini

Lanjut lagi aaahh (after lunch nih nulisnya).

Hu hu hu Fachri, karena Aisha begitu mencintaimu makanya dirimu dibelikan notebook pengganti komputermu yang sering error.

“Mengapa kau tidak minta ijin mengganti komputerku ?” (yah kurang lebihnya begitu ya dialognya).

Setelah itu …

Adegan Maria sedang berjalan sendiri di malam hari, namun .. tiba-tiba ..

“BRAAAAAAAAAAAAAAAAKKK”

Ada mobil yang nampak sekali sengaja menabrak Maria !!!

Terkaparlah Maria, dan kemudian adegan pindah ke rumah sakit, Maria segera dirawat di sana.

Di lain tempat, tepatnya di kantor polisi .. nampak Bapak kandung Noura berkata pada polisi ..

“Saya mau Anda menangkap seseorang !!”

Polisi pun bertanya,”Siapa ?”

Bapak kandung Noura pun menjawab,”Lelaki yang telah memperkosa anak kandung saya !!!!”

(Jegeeeerrrr, bun2 bengong .. lhoooo kog Noura yang nongol ? Lhooo ono opo taaaaah ?? Kemudian ayah bisik2,”Bun, lihat saja nanti.” Yah ayah mah, bikin bun2 curious aje deeeeh).

Lokasi pindah ke Flat lt.1 milik ibu Aisha nan mewah, di sana .. telah datang orangtua Nurul dengan maksud meminta agar Fachri menikahi Nurul .. karena Nurul telah kehilangan cahaya hidupnya (walah Fachri, dikaw macam matahari saja bagi Nurul :O).

Aisha mendengarkannya diam-diam dari kejauhan (tepatnya dari lt. 2) .. nampak wajahnya yang .. (yah tahu sendirilah wajah seorang istri yang suaminya diminta untuk menikahi perempuan lainnya).

Namun, Fachri dengan tegas menolak permintaan kedua orangtua Nurul,”Pernikahan bukan sekedar memerlukan cinta ..” (cmiiw).

Kemudian, seperginya orangtua Nurul, dari lt. 2 flat Aisha .. “Siapa Nurul ? Ada janji apa dengannya ?” Aisha nampak gusar bertanya kepada Fachri.

Belum sempat Fachri memberikan jawaban lebih lanjut, terdengar suara ketukan pintu (eh apa bunyi bel ya ? Lupse bun2 ..).

“Siapa lagi yang minta untuk kau nikahi ?”, pertanyaan Aisha yang nampak sindirannya untuk Fachri.

Fachri pun menuju lt. 1.

Nampak seorang perempuan hendak membukakan pintu, namun oleh Fachri,”Biar saya saja”.

Begitu pintu dibuka … eng ing eng …

“Kami mencari Fachri.” Ternyata ada dua orang berada di depan pintu itu …

“Ya, saya Fachri.”

Loh e loh, kog .. dua orang tersebut menangkap Fachri, dengan tuduhan,

“Anda ditangkap, karena telah memperkosa !!!!”

Aisha mendengarnya bagaikan petir di siang bolong, (tidaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaakkkkk !!! begitu mungkin ya yg dalam pikirannya).

Fachri dengan lantang berteriak,”Ini FITNAH, ini FITNAHHHH !!! Aishaaaa, ini FITNAAAAAAAAHHH.”

Akhirnya Fachri pun masuk bui .. terpenjara oleh tuduhan memperkosa .. Noura ……

Bun2 semakin bingung, ayah berkata,”Nonton aja bun”. (Sedangkan Alma sudah mulai ga betah dipangku, dia lebih milih duduk di tangga bioskop sambil bilang,”Duduk duduk”).

Aisha antara percaya dan tidak percaya, akhirnya minta bantuan pengacara asal Indonesia.

Ternyata, atas pengakuan Noura, … Noura telah diperkosa pada hari di mana dia diselamatkan oleh Maria dan Fachri .. (kebangetan deh si Noura ini, ini pikiran bun2 pada awalnya).

Sidang demi sidang dilaksanakan, nampak berbagai macam perjuangan Aisha demi menolong sang suami .. Fachri.

Dan juga nampak, keterangan dari Noura bagaimana Fachri yang semula santun namun malah memperkosa dirinya (please deeeeeh Noura !!).

Saksi Bahrun yang nampak bengis itu, dalam sidang memberikan keterangan bahwa Fachrilah yang telah menculik Noura (dih, bukannya situ yang membuang Noura setelah diplaaaaaakkkk plaaaaakkk plaaaakk !!).

Nampak pula Fachri yang juga hadir dalam sidang, namun dikerangkeng macam hewan …

Selesai Sidang yang masih belum putus, Aisha mengejar Noura, “Tatap mata saya kalau memang benar Fachri memperkosamu hai Noura !!”

Namun Noura tidak berani menatap mata Aisha ..

Aisha tidak pantang mundur, dia mendatangi Nurul

Dimulai dengan keterangan yang diperoleh Aisha dari Nurul, di sinilah Aisha mulai mengenal siapa dan bagaimana sang suami. Nurul berkata,”Dimulai saja belum …”. Maksudnya memang belum pernah terjadi sesuatu di antara Nurul dan Fachri, yah istilah anak muda .. just a friend .. ga lebih !! Dan dari Nurul-lah, diperoleh informasi bahwa Noura datang kepada Nurul ditemani oleh Fachri dan Maria ..

Sempat pula Aisha mencuat amarahnya kepada sahabat Fachri,”Siapa Fachri sebenarnya ?? Siapa  ??”

Aisha mengejar di mana lokasi Maria berada .. Karena satu2nya saksi yang dapat membantu Fachri adalah Maria !!!

Ternyata Maria masih dalam kondisi yang kritis, hanya bisa terkapar tidak berdaya. Sengaja oleh sang ibu, Maria dibawa jauh dari segala kenangan tentang Fachri.

Maria berkesimpulan, Fachrilah yang mampu membangkitkan semangat Fachri.

Di lain tempat, Fachri nampak belum bisa menerima kondisi yang menimpa dirinya sedemikian rupa .. dipenjara ditemani dengan tikus-tikus … dan tambah luluh lantak setelah membaca surat pernyataan bahwa Fachri telah dikeluarkan dari Al Azhar ..

Namun rekan satu selnya memberikan semangat,”Ha ha ha, dikeluarkan dari Al Azhar bukanlah kiamat hai Indonesia !!!!”

Tangisan Fachri semakin kuat dan bahkan tidak dapat konsentrasi dalam sholat ..

“Ha ha ha, mahasiswa Al Azhar, apakah hanya sholat ketika sedang ditimpa kesulitan ??” sindir rekan satu sel Fachri.

“Fitnah yang kau dapat sekarang ini, macam Nabi Yusuf yang menerima fitnah dari Zulaikha, di mana beliau difitnah telah memperkosa Zulaikha, padahal kenyataannya adalah .. Zulaikha-lah yang tidak dapat menahan nafsunya melihat beliau. Namun apa .. apa yang dilakukan oleh beliau ?? Apa ?? Tidak menerima keadaan ?? OOOH, bukan !!! Melainkan sabar dan ikhlas .. Allah sedang berbicara kepada kau hai mahasiswa Al Azhar !! Sabar dan Ikhlas, itulah Islam”, panjang lebar kalimat demi kalimat yang meluncur dari mulut rekan satu sel Fachri (cmiiw).

Bersambung lagi aaaaahhh .. my super hero sepertinya sebentar lagi datang menjemput bun2 ^_^

Aisha datang mengunjungi Fachri dengan membawa radio tape (lho untuk apa ya ??), ternyata untuk merekam suara Fachri. Fachri semula menolaknya, namun Aisha keukeuh sumerekeuh,”Demi kita Fachri.”

Fachri akhirnya mulai merekam suaranya, namun bukan sekedar suara, melainkan bercerita mengenai awal berkenalan dengan Maria.

Mulailah Fachri bercerita awal kenal dengan Maria saat salah ketuk Flat Maria,

Maria,”Indonesia ? Di bawah flatnya.”

Cerita demi cerita yang meluncur dari mulut Fachri, menggambarkan betapa mereka sudah sedemikian dekatnya, namun memang hanya berteman biasa saja.

Aisha menyudahi cerita Fachri dengan,”Tolong katakan bahwa kamu mencintai Maria dan akan menikahinya.”

Dueeeeeeeeeeeeeeeeeeengggg !!! (bun2 pusing dadakan)

Fachri tidak mau menyanggupinya, sementara penjaga sel mengingatkan,”Indonesia, sudah habis waktumu !!!” (cmiiw).

“Tolong Fachri, demi kita ..”, lirih terdengar suara Maria.

Lokasi pindah ke Rumah Sakit tempat Maria dirawat, .. suara Fachri yang telah direkam dalam radio tape mulai didengarkan kepada Maria, namun .. Maria tidak bereaksi ..

“Mungkin memang perlu Fachri yang hadir di sini”, ini ucapan seorang perawat ..

Pengacara Fachri akhirnya berusaha mendatangkan Fachri ke Rumah Sakit namun hanya bisa selama 3 jam, itu pun dengan menggunakan hak warga negara Aisha (wah urusannya jadi keliatan ribet).

Fachri pun hadir di samping Maria (tapi soriiii bun2 lupse ada adegan apa, tapi sepertinya Maria mulai sadarrrrr, dan huhuhuuh sedih lihat Aisha ….).

“Jangan pernah meninggalkan aku lagi Fachri”, lirih terdengar suara Maria,

Dan Aisha pun tidak sanggup melihat adegan Fachri dan Maria .. keluar dari ruang kamar dengan menangis tersedu2 namun ditahan …

Kemudian, lokasi adegan pindah ke ruang Sidang,

“Saya akan menghadirkan satu saksi mata lagi bapak Hakim”, Pengacara Fachri yang berbicara,”Maria dipersilahkan masuk ke ruang Sidang.”

Jeng jeng jeng jeeeeeeeng jreeeeeng …

“HIIIHHH, kupikir kau telah menabraknya hingga sekarat !!!!”, kamera film mengarah ke Bahrun sang bapak tiri Noura yang nampak mengancam seseorang tapi rada bisik2.

Nampak pula wajah ketakutan Noura begitu melihat Maria benar2 hadir dalam ruang Sidang.

Dengan menggunakan kursi roda, Maria pun bersaksi atas nama Tuhan.

Bergulirlah keterangan demi keterangan dari mulut Maria yang menggambarkan betapa santunnya Fachri terhadap mahluk perempuan dan juga bagaimana kondisi penyelamatan Noura.

Tiba-tiba terdengar suara Noura,”INI SEMUA GARA-GARA BAHRUN dan Fachri !!!!”

Akhirnya, dari mulut Nouralah keterangan yang sebenar2nya meluncur ..

“Bahrun telah menyiksa saya karena saya bukan anak kandungnya, namun kedatangan Fachri yang telah menolong saya membuat saya semangat untuk tetap hidup, namun .. Fachri tidak membalas surat cinta saya !!” (cmiiw)

“Bahrunlah yang telah memperkosa saya, dan dia bertanya siapa yang menyelamatkan saya malam itu …”, Noura melanjutkan keterangannya.

“Saya tidak mau orangtua kandung saya jadi tidak menerima saya dengan kondisi saya sekarang ini”, sambil berlinang air mata Noura menceritakannya.

Dari dalam kerangkeng, Fachri berteriak,”Orangtua kandungmu akan tetap menerima dirimu apa adanya Noura”.

Terdengar suara ketokan palu pak Hakim,”Dengan ini saya nyatakan bahwa, Saudara Fachri .. TIDAK BERSALAH, TERBEBAS DARI TUDUHAN PERKOSAAN!!” (cmiiw)

Gemuruh suara sorak sorai terdengar,”Selamat Fachri, Al Azhar akan menerimamu kembali !!!”

Fachri pun terbebas dari tuduhan, dapat keluar kerangkeng .. berkat pertolongan Maria dan keterangan Noura.

Hari-hari selanjutnya, mulai nampak kebingungan Fachri akan dua istri yang mendampingi (Maria memang akhirnya dinikahi Fachri) serta nampak betapa tersiksanya Aisha, hingga akhirnya Aisha ijin kepada Fachri untuk pergi ke suatu tempat dengan ditemani oleh paman Aisha,

“Mengapa harus pamanmu yang mengantar dirimu ? Ada aku yang dapat mengantar dirimu Aisha”, terdengar Fachri berbicara dengan Aisha namun tidak menyadari kehadiran Maria yang diam-diam mendengarkan pembicaraan itu.

“Kamu sebaiknya menjaga Maria, Fachri”, wedew ini Aisha logh yang bilang begini.

Adegan selanjutnya, Fachri curhat ke salah satu sahabatnya, curhat dengan kondisi dua istri yang mendampinginya saat ini sungguh membuat diri Fachri gundah gulana.

“Fachri, Fachri, satu saja ku tak punya, kau yang punya dua istri minta nasehatku ?!?” ini ucapan sahabat Fachri (cmiiw).

Lupse ada adegan apalagi .. lanjut yeee

Ada adegan Fachri yang membantu Maria latihan jalan serta Aisha yang kehamilannya mulai membesar sedang berolahraga jalan mondar-mandir, yah pokoknya sudah rukunlah mereka.

Namun, tiba2 Aisha terjatuh .. dibawalah Aisha ke RS (ternyata kecapekan), eee Maria juga ikutan diraawat secara ada darah mengucur lagi dari hidungnya (cmiiw).

Aisha dan Maria dirawat dalam beda kamar namun satu Rumah Sakit.

Nampak Fachri sedang menemani Aisha ..

“Fachri, apakah sudah mengunjungi Maria ?”, Aisha bertanya.

Fachri : “Belum Aisha, .. mm tapi mau beli makanan dulu ya.”

Aisha : “Buat Maria juga ya, Fachri.”

Fachri : “Untuk kita bertiga ..”

Weeeeeleeeh pusing kan punya istri dua :D

Adegan apa lagi lupse ..

Lanjut ..

Ada adegan Fachri dan Aisha datang mengunjungi Maria,

Maria nampak lunglai dan diam saja,

“Panggil susterrrr !!!!”, jerit Fachri kepada Aisha,

Begitu Fachri dan Aisha hendak memanggil suster,

TEP !! Tangan Maria tiba-tiba memegang tangan .. (lupse deh itu tangan Fachri apa Aisha ya yg dipegang Maria),

Maria minta tidak dipanggilkan suster namun minta ditemani saja,

kemudian mereka sholat bertiga berjamaah ..

Namun saat sholat itu .. nampak Maria semakin turun kondisinya ..

Selesai sholat ..

“Maria ? Maria ?????”, Aisha nampak khawatir melihat kondisi Maria.

“Panggil susteeeeeeeeeeeerrr !!!”, jeritan Fachri tambah parah.

Akhirnya, oleh cinta .. terpanggillah mahluk perempuan yang telah menjadi muslim untuk kembali kepada-Nya …

(eh ada adegan apa lagi ya ? :O)

Terdengar lantuan suara Rossa menyanyikan lagu,”Atas nama cinta … “

Selesai sudah film Ayat-Ayat Cinta (AAC bukan AADC ya).

Comment bun2 yang BELUM membaca bukunya, ya karena emang suka pelem Indonesia, secara pengen bikin pelem Indonesia (ini ngimpi kog jauh bener sih !!), pelem AAC ini (film bun!!!) lumayan bagus.

Tapi tetep lebih suka Get Married ya ? :O

Bagi yang mau nonton tapi sudah pernah membaca bukunya, yaaah siap2 kuciwawa macam Ayah yang ini nonton pelem kog kayak sinetron.

Waaaah andaikan yaaa, sang sumber modal muslim juga dan bisa bener bener persis macam di bukunya .. hehe kebayang donk kan Islam itu memang Indah serta poligaminya ternyata utk menolong Fachri yg kena fitnah dan menolong jiwa Maria yang luluh lantak walau akhirnya dalam cerita dipanggil oleh-Nya.

So so lah dan selamat untuk Sutradaranya, sudah mau berusaha membuat film ini dari buku yang laris manis walau … banyak bagian dari buku tidak ada dalam film dan di film ada namun di buku tiada ..

Nampak pula .. seperti yang ayah bilang .. loh koooog minumnya pakai tangan kiri ? Sedangkan tangan kanannya kan ada .. pegimane ceritanye ye ..


 


Blog EntrySabtu lalu, Alma terkena diareFeb 19, '08 9:39 PM
for everyone

Sabtu lalu,

Saat ayah masih di Surabaya,

sang mbak asisten sakit sehingga tidak dapat membantu di rumah,

Alma positif terkena diare yang dimulai dengan muntahnya Alma di malam hari.

Alhamdulillaah kakak persis di atas bun2 datang menemani dan membantu Bun2 (cowok logh padahal).

Berikut ini tulisan bun2 yang bun2 upload ke WRM mengenai pilihan yang bun2 ambil dalam merawat Alma.

Merawat anak yang terkena diare

Tulisan ini berdasarkan pengalaman penulis baru-baru ini.

Diare, penyakit yang terlihat sederhana namun sebenarnya tidak. Mengapa tidak ? Karena bila tidak segera ditangani maka akan berakibat hal yang tidak kita inginkan, yaitu

kematian.

Lingkungan sekitar sudah terjaga namun mungkin karena musim yang sedang silih berganti

terkadang hujan terkadang panas yang menyebabkan bakteri dan kuman tumbuh dengan subur.

Sebenarnya apa langkah pertama yang harus kita lakukan saat anak ternyata terkena diare ?

Oralit ! Ya, sedia selalu oralit mulai dari sekarang di rumah. Memang, oralit tradisional

bisa kita buat sendiri dengan cara melarutkan garam dan gula dalam air, namun rasanya

sungguh aneh. Bagi yang kurang menyukai rasa oralit tradisional maka dapat memperoleh oralit

dengan rasa jeruk misalnya, mudah diperoleh di apotik terdekat.

Selain konsumsi oralit setiap kali diare, pastikan selalu sang anak masih mau makan atau

minum susu agar terjaga selalu cairan di dalam tubuh.

Bawa ke Rumah Sakit ?

Bagi penulis itu adalah langkah terakhir bukan langkah awal. Observasi sudah berapa kali

diare terjadi dan sudah berapa lama. Observasi hari pertama, terjadi hingga 7 (tujuh) kali

diare dan 3 (tiga) kali muntah, namun itu pun karena setelah 6 (enam) kali diare belum ada

stok oralit di rumah, penulis bertahan merawat seorang diri anak yang masih usia 16 bulan,

karena yakin anak ini kuat terlihat dari nafsu makan dan minum susunya plus madu khusus anak

yang masih bisa dikonsumsi oleh anak.

Setelah diare ke-7, oralit baru tersedia di rumah, langsung diminumkan ke sang anak dengan

cara ditempatkan di botol susu. Alhamdulillaah setelah pemberian oralit tersebut, sang anak

kembali ceria dan keesokan harinya, BAB sang anak sudah mulai normal dan tidak terkena diare

lagi.

Sehingga, Rumah Sakit pun tiada sempat dikunjungi oleh kami.

Mengapa penulis berani mengambil keputusan Rumah Sakit adalah langkah terakhir bukan langkah

awal ?

Latar belakangnya adalah pengalaman rekan penulis yang anaknya terkena diare disertai muntah

, baru terjadi dua kali langsung dibawa ke Rumah Sakit. Dan akhirnya penanganannya adalah

diberikan obat anti mual, di-infus dengan cara yang tidak profesional sehingga menyebabkan

sang anak trauma. Kenyataannya sang anak masih mau minum susu tanda cairan tidak berkurang

banyak.

Tidak ingin perlakuan yang sama diterima sang anak berdasarkan kekuatan keyakinan yang

penulis peroleh dari membaca suatu tulisan mengenai diare yaitu

http://alyssakuw.multiply.com/reviews/item/4 dari mom Alida. Alhamdulillaah pilihan yang

diambil adalah tepat.

Satu tips terakhir, apabila perut sang anak terdeteksi kembung, segera berikan kehangatan

dengan campuran minyak kayu putih dan minyak telon yang dioleskan pada perut, punggung dan

kaki kemudian dipijat-pijat lembut.


Blog EntryKe sini ?Feb 12, '08 5:57 AM
for everyone

Ke sini ?

Yuk !!! (berharap bisa datang bun2).

Tulisan di bawah ini, asli copy paste dari tulisan Mba Ari ^_^ (bun2 cuma utak-atik dikit warnanya, ukuran font, jenis font, tata letak kalimat)

Hari Minggu besok belom ada acara?


Datengin aja deh launching buku pertama komunitas MP Indonesia:

 One Gigabyte of Love


17 Februari 2008. Dimana, dimana??? Yang jelas bukan di Depok lagi dong...


Buat yang di Jakarta, ada di GRAMEDIA MATRAMAN, Jl. Matraman Raya, jam 14.00.


Buat yang di Yogyakarta, ada di CAFE MOMENTO, Jl. Gejayan Mrican, samping LIA, deket jembatan Merah.

Yuhuuuuu... rugi deh kalo' gak dateng... banyak doorprize lhooooo...


Buat yang ketinggalan acara2 baksos MPID, liat aja deh tayangan rangkaian kegiatan baksos kita di:

Metro TV, 29 Februari 2008, jam 19.30... stay tune...

(wah 29 Februari ?? Pas banget sama ultahnya alm. mama !!)